Senin, 04 Oktober 2010

BLUETOOTH

Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.Kelemahan teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan transfer data yang rendah.


Asal nama bluetooth dan lambangnya

Nama "bluetooth" berasal dari nama raja di akhir abad sepuluh, Harald Blatand yang di Inggris juga dijuluki Harald Bluetooth kemungkinan karena memang giginya berwarna gelap. Ia adalah raja Denmark yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang, termasuk suku dari wilayah yang sekarang bernama Norwegia dan Swedia. Bahkan wilayah Scania di Swedia, tempat teknologi bluetooth ini ditemukan juga termasuk daerah kekuasaannya. Kemampuan raja itu sebagai pemersatu juga mirip dengan teknologi bluetooth sekarang yang bisa menghubungkan berbagai peralatan seperti komputer personal dan telepon genggam.[1]
Sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan dua huruf Jerman yang analog dengan huruf H dan B (singkatan dari Harald Bluetooth), yaitu H-rune.gif (Hagall) dan Runic letter berkanan.png (Blatand) yang kemudian digabungkan.

Sejarah

Awal mula dari Bluetooth adalah sebagai teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas (sekitar 10 meter). Bluetooth berupa card yang menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11 dengan jarak layanan yang terbatas dan kemampuan data transfer lebih rendah dari card untuk Wireless Local Area Network (WLAN).
Pembentukan Bluetooth dipromotori oleh 5 perusahaan besar Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba membentuk sebuah Special Interest Group (SIG) yang meluncurkan proyek ini. Pada bulan Juli 1999 dokumen spesifikasi bluetooth versi 1.0 mulai diluncurkan. Pada bulan Desember 1999 dimulai lagi pembuatan dokumen spesifikasi bluetooth versi 2.0 dengan tambahan 4 promotor baru yaitu 3Com, Lucent Technologies, Microsoft dan Motorola. Saat ini, lebih dari 1800 perusahaan di berbagai bidang bergabung dalam sebuah konsorsium sebagai adopter teknologi bluetooth. Walaupun standar Bluetooth SIG saat ini ‘dimiliki’ oleh grup promotor tetapi ia diharapkan akan menjadi sebuah standar IEEE (802.15)

Sistem Operasi

Berupa radio transceiver, baseband link controller dan link manager. Berikut beberapa karaketristik radio bluetooth sesuai dengan dokumen Bluetooth SIG dalam tabel 1
Parameter Spesifikasi
Transmiter
Frekuensi ISM band, 2400 - 2483.5 MHz (mayoritas), untuk beberapa negara mempunyai batasan frekuensi sendiri (lihat tabel 2), spasi kanal 1 MHz.
Maksimum Output Power Power class 1 : 100 mW (20 dBm)Power class 2 : 2.5 mW (4 dBm)Power class 3 : 1 mW (0 dBm)
Modulasi GFSK (Gaussian Frequency Shift Keying), Bandwidth Time : 0,5; Modulation Index : 0.28 sampai dengan 0.35.
Out of band Spurious Emission 30 MHz - 1 GHz : -36 dBm (operation mode), -57 dBm (idle mode)1 GHz – 12.75 GHz: -30 dBm (operation mode), -47 dBm (idle mode)1.8 GHz – 1.9 GHz: -47 dBm (operation mode), -47 dBm (idle mode)5.15 GHz –5.3 GHz: -47 dBm (operation mode), -47 dBm (idle mode)
Receiver
Actual Sensitivity Level -70 dBm pada BER 0,1%.
Spurious Emission 30 MHz - 1 GHz : -57 dBm1 GHz – 12.75 GHz : -47 dBm
Max. usable level -20 dBm, BER : 0,1%

Time Slot

Kanal dibagi dalam time slot-time slot, masing-masing mempunyai panjang 625 ms. Time slot-time slot tersebut dinomori sesuai dengan clock bluetooth dari master piconet. Batas penomoran slot dari 0 sampai dengan 227-1 dengan panjang siklus 227. Di dalam time slot, master dan slave dapat mentransmisikan paket-paket dengan menggunakan skema TDD (Time-Division Duplex). Master hanya memulai melakukan pentransmisiannya pada nomor time slot genap saja sedangkan slave hanya memulai melakukan pentransmisiannya pada nomor time slot ganjil saja.

Protokol

Maksud dari protokol adalah untuk mempercepat pengembangan aplikasi-aplikasi dengan menggunakan teknologi Bluetooth. Layer-layer bawah pada stack protokol bluetooth dirancang untuk menyediakan suatu dasar yang fleksibel untuk pengembangan protokol yang lebih lanjut. Protokol-protokol yang lain seperti RFCOMM diambil dari protokol-protokol yang sudah ada dan protokol ini hanya dimodifikasi sedikit untuk disesuaikan dengan kepentingan bluetooth. Stack protokol bluetooth dapat dibagi ke dalam empat layer sesuai dengan tujuannya.
Protocol Layer Protocol In The Stack
Bluetooth Core Protocols, Baseband, LMP, L2CAP, SDP Cable Replacement Protocol, RFCOMM
Cable Replacement Protocol RFCOMM
Telephony Control Protocols TCS Binary, AT-commands
Adopted Protocols PPP, UDP/TCP/IP, OBEX, WAP, vCard, vCal, IrMC, WAE

Pengukuran

Ada tiga aspek dalam melakukan pengukuran Bluetooth: pengukuran RF (Radio Frequency), protokol dan profile. Pengukuran radio dilakukan untuk menyediakan compatibility perangkat radio yang digunakan di dalam sistem dan untuk menentukan kualitas sistem serta dapat menggunakan perangkat alat ukur RF standar seperti spectrum analyzer, transmitter analyzer, power meter, digital signal generator dan bit-error-rate tester (BERT). Hasil pengukuran harus sesuai dengan spesifikasi dan memenuhi parameter yang tercantum dalam Tabel 1.
Dari informasi Test & Measurement World, untuk pengukuran protokol, dapat menggunakan protocol sniffer yang dapat memonitor dan menampilkan pergerakan data antar perangkat bluetooth. Pengukuran profile dilakukan untuk meyakinkan interoperability antar perangkat dari berbagai macam vendor.

Fitur Keamanan

Bluetooth dirancang untuk memiliki fitur-fitur keamanan sehingga dapat digunakan secara aman baik dalam lingkungan bisnis maupun rumah tangga. Fitur-fitur yang disediakan bluetooth antara lain sebagai berikut:
  • Enkripsi data.
  • Autentikasi user
  • Fast frekuensi-hopping (1600 hops/sec)
  • Output power control
Fitur-fitur tersebut menyediakan fungsi-fungsi keamanan dari tingkat keamanan layer fisik/ radio yaitu gangguan dari penyadapan sampai dengan tingkat keamanan layer yang lebih tinggi seperti password dan PIN. Tetapi dari sebuah artikel Internet, menurut penelitian dua mahasiswa Tel Aviv University, mengenai adanya kemungkinan Bluetooth bisa disadap dengan proses pairing berpasangan.
Caranya adalah dengan menyiapkan sebuah kunci rahasia pada proses pairing. Selama ini dua perangkat bluetooth menyiapkan kunci digital 128 bit. Ini adalah kunci rahasia yang kemudian disimpan dan dipakai dalam proses enkripsi pada komunikasi selanjutnya. Langkah pertama ini mengharuskan pengguna yang sah untuk menginputkan kunci rahasia yang sesuai, PIN empat digit ke perangkat. Pesan lalu dikirim ke perangkat lainnya, dan ketika ditanyai kunci rahasia, dia berpura-pura lupa. Hal ini memacu perangkat lain untuk memutus kunci dan keduanya lalu mulai proses pairing baru. Kesempatan ini kemudian bisa dimanfaatkan oleh hacker untuk mengetahui kunci rahasia yang baru. Selain mengirim ini ke perangkat Bluetooth yang dituju, semua perangkat Bluetooth yang ada dalam jangkauan itu juga tetap dapat disadap.

Bluetooth FHSS vs WLAN DSSS

Bluetooth lebih memilih metode FHSS (Frequency Hopping Spread Spectrum) dibandingkan dengan DSSS (Direct Sequence Spread Spectrum). Alasan bluetooth tidak menggunakan DSSS antara lain sebagai berikut :
  1. FHSS membutuhkan konsumsi daya dan kompleksitas yang lebih rendah dibandingkan DSSS hal ini disebabkan karena DSSS menggunakan kecepatan chip (chip rate) dibandingkan dengan kecepatan simbol (symbol rate) yang digunakan oleh FHSS, sehingga cost yang dibutuhkan untuk menggunakan DSSS akan lebih tinggi.
  2. FHSS menggunakan FSK dimana ketahanan terhadap gangguan noise relatif lebih bagus dibandingkan dengan DSSS yang biasanya menggunakan OPSK ( untuk IEEE 802.11 2 Mbps) atau CCK ( IEEE 802.11b 11 Mbps).
Walaupun FHSS mempunyai jarak jangkauan dan transfer data yang lebih rendah dibandingkan dengan DSSS tetapi untuk layanan dibawah 2 Mbps FHSS dapat memberikan solusi cost-efektif yang lebih baik.

Aplikasi dan Layanan

Protokol bluetooth menggunakan sebuah kombinasi antara circuit switching dan packet switching. Bluetooth dapat mendukung sebuah kanal data asinkron, tiga kanal suara sinkron simultan atau sebuah kanal dimana secara bersamaan mendukung layanan data asinkron dan suara sinkron. Setiap kanal suara mendukung sebuah kanal suara sinkron 64 kb/s. Kanal asinkron dapat mendukung kecepatan maksimal 723,2 kb/s asimetris, dimana untuk arah sebaliknya dapat mendukung sampai dengan kecepatan 57,6 kb/s. Sedangkan untuk mode simetris dapat mendukung sampai dengan kecepatan 433,9 kb/s.

Headset yang menggunakan bluetooth
Range yang dapat dijangkau oleh Bluetooth adalah 10 meter atau 30 feet. Sistem Bluetooth juga menyediakan layanan komunikasi point to point maupun komunikasi point to multipoint. Produk bluetooth dapat berupa PC card atau USB adapter yang dimasukkan ke dalam perangkat. Sedangkan perangkat yang dapat dikombinasikan dengan Bluetooth diantaranya: handphone, kamera, personal computer (PC), printer, headset, Personal Digital Assistant (PDA), dan lainnya. Aplikasi-aplikasi yang dapat disediakan oleh layanan bluetooth ini antara lain : PC to PC file transfer, PC to PC file synch ( notebook to desktop), PC to mobile phone, PC to PDA, wireless headset, LAN connection via ethernet access point dan sebagainya.

Kelebihan

Kelebihan yang dimiliki oleh sistem Bluetooth adalah:
  • Bluetooth dapat menembus dinding, kotak, dan berbagai rintangan lain walaupun jarak transmisinya hanya sekitar 30 kaki atau 10 meter
  • Bluetooth tidak memerlukan kabel ataupun kawat
  • Bluetooth dapat mensinkronisasi database dari handphone ke komputer
  • Dapat digunakan sebagai perantara modem
  • Di Indonesia, perkembangan bluetooth mengacu pada negara-negara maju dan sudah banyak sekali perangkat yang dilengkapi dengan sistem bluetooth sehingga memudahkan berbagai proses transfer data

Kekurangan

Kekurangan dari sistem Bluetooth adalah:
  • Sistem ini menggunakan frekuensi yang sama dengan gelombang LAN standar
  • Apabila dalam suatu ruangan terlalu banyak koneksi Bluetooth yang digunakan, akan menyulitkan pengguna untuk menemukan penerima yang diharapkan
  • Banyak mekanisme keamanan Bluetooth yang harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan informasi.
  • Di Indonesia, sudah banyak beredar virus-virus yang disebarkan melalui bluetooth dari handphone

Referensi

  1. ^ About the Bluetooth SIG. Bluetooth SIG. Diakses pada 1 Februari 2008
  • Bluetooth Special Interest Group, Baseband Specification.
  • Bluetooth Special Interest Group, Radio Specification.
  • Bluetooth Special Interest Group, Bluetooth Protocol Arsitechture
  • Bluetooth Special Interest Group, Bluetooth Security Arsitechture.
  • Angus Robinson, Anritsu, Stevenage, UK, On Your Marks for Testing Bluetooth, Test & Measurement Worls, September 2000
  • Christantri, Mersinta 0606094535. Communication Technology Development (CTD I). Depok, 2008
  • ETS 300 328, Radio Equipment and Systems (RES); Wideband transmission systems; Technical characteristics and test conditions for data transmission equipment operating in the 2,4 GHz band and using spread spectrum modulation techniques.
  • ETS 300 826, Electromagnetic compatibility and radio spectrum matters (ERM); ElectroMagnetic Compatibility (EMC) standard for 2,4 GHz wideband transmission systems and High Performance Radio Local Area Network (HIPERLAN) equipment. 8. Bluetooth Presentation,
  • Bluetooth Business Div, Digital Media Network Company, Toshiba Corporation, 2000.
  • Jim Geier, Spread Spectrum : Frequency Hopping vs. Direct Sequence, May 1999.

Langkah Langkah Installasi Linux (Debian)



Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat proses instalasi Linux Dedian :



1. Booting dari CD

2. Pada menu inputan pilihan jenis linux, ketikkan linux26

3. Pilihan bahasa ——> american english

4. Pilihan negara ——> other–> asia –> indonesia

5. Pilihan keyboard —–> american english

6. Automatic detect hardware,network(dhcp)

7. Masukkan hostname

8. Masukkan domain name —> eepis-its.edu

9. Metode partisi —-> pakai entire disk

10. Skema partisi —-> all files in one partition

11. Finish partisi dan write changes to disk —–> pilih yes

12. Instaling debian base system

13. Install GRUB boot loader ——> pilih yes

14. Setelah instaling compled,ambil CD install —–> pilih continue

15. Komputer akan booting ulang

16. Anda akan lihat” Welcome to your new Debian System!”—à pilih OK

17. Konfigurasi waktu ——–> pilih no

18. Pilih asia/ Jakarta ( java & sumatra )

19. Konfigurasi password

root password

re-enter password

nama user / full name

nama user account

user password

re-enter password

20. Konfigurasi apt —–>

Masukkan CD DEBIAN dan pilih CDROM

CD-ROM device file —–>/dev/cdrom——>pilih OK

Tungggu beberapa saat

Muncul scan untuk CD Debian Yang lain ——–>pilih no

Muncul pilihan tentang informasi HTTP proxy ——–> kita kosongi —>OK

Pada waktu connect security.debian.org, kita CTRL-C untuk cancel

Muncul peringatan untuk access security —-> OK

21. Debian Software Debian Selection

Pilihan untuk memilih Paket yang akan diinstall (biarkan kosong) ——>ok

22. Selanjutnya pada anda akan diminta untuk mengkonfigurasi EXIM:

Configuring Exim v4 (exim4- Config) general typre of mail configuration

—>no configuration at this time —-> ok

Menu konfirmasi untuk Exim v4 —–>pilih yes

Menu untuk mempertanyakan tujuan mail (root and post mail recipent)

—>ketik sesuai dengan user—–>OK

Tunggu untuk reloding exim4 configuration files

23. Anda akan menemui menu Debian base System configuration (Thank you for choosing debian ) —>OK

24. Kemudian masuk pada login —> ketik root dan masukkan password untuk root

Selamat Mencoba...

Langkah Install Mikrotik RouterOS 2.9.6

Ok terima kasih, kali ini aq akan coba membuat panduan langkah install Mikrotik RouterOS 2.9.6
1. Booting
2. Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yg ingin di install.
Sebagai contoh awal aq pilih system, ppp, dhcp, hotspot, routing, security, and web-proxy.

3. Next press “i” untuk install
4. Next akan tampil pilihan seperti dibawah

5. Pada tahap ini software telah terinstall, selanjutnya tekan “Enter” untuk reboot
6. Setelah komputer booting kembali ke system mikrotik. Akan tampil pilihan login
  • User : admin
  • Password : {kosong enter saja langsung}

Yup…!! dengan demikian selesailah kita menginstall Mikrotik RouterOS 2.9.6

Kamis, 19 Agustus 2010

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER & JARINGAN

Kopetensi
Menghasilkan siswa yg ahli dan profesional di bidang teknologi informasi dan komunikasi dengan membekali siswa praktek rancang bangun komputer, periferal dan jaringan ( local area network)


Keunggulan
  • Tenaga Pengajar yang Profesisonal dan berkompeten di bidang Teknologi Informatika
  • Laboratorium Komputer yg terpadu, terdiri dari Lab. Rancang bangun berisi 40 Komputer, Lab. Aplikasi Software 20 komputer, Lab. Multimedia 40 Komputer dan Lab. Internet 20 Komputer.
  • Memiliki rekanan Dunia Usaha dan Industri yg bergerak dalam bidang Teknologi Informatika, dimana siswa bisa magang kerja /  Job Training
  • Dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ( Sarjana Teknik Informatika, Teknik Komputer, Manajemen Informatika dll )
Prospek Kerja :
Lulusan Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan bsia bekerja sebagai seorang Teknisi Komputer dan peripheralnya baik Hardware maupun Software dan Teknisi jaringan ( LAN ) di Lembaga Pendidikan, Pemerintahan, BUMN, Instansi Swasta, Toko Komputer, maupun Wirausaha Mandiri

Administrasi Jaringan Komputer

Teknisi Komputer
Pusat perakitan dan perbaikan komputer personal pada sekala kecil dan besar
Penyelenggara Jasa Internet
Perkantoran yang menggunakan peralatan komputer
Aneka Industri yang berbasis peralatan komputer pada skala industri kecil,menengah dan besar.


RENCANA STRATEGIS
UNIT PRODUKS

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER
DAN JARINGAN

SMK NEGERI 2 BLITAR
2007 – 2010
Tujuan unit produksi TKJ

Tujuan unit produksi TKJ adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan dan pelatihan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya
Tujuan Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.
Secara Khusus tujuan Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:
1.       menginstalasi perangkat komputer personal dan menginstall sistem operasi dan aplikasi;
2.       menginstalasi perangkat jaringan berbasis lokal;
3.       menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas;
merancang bangun dan mengadministrasi jaringan berbasis luas
1)   menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya;
2)   menyiapkan peserta didik agar mampu memilih karier, ulet dan gigih dalam berkompetisi, beradaptasi di lingkungan kerja, dan mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian yang diminatinya;
3)   membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, agar mampu mengembangkan diri di kemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi;
4)   membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang sesuai dengan program keahlian yang dipilih.

Program produktif diajarkan secara spesifik sesuai dengan kebutuhan program keahlian Teknik Komputer  dan Jaringan
V I S I
TERWUJUDNYA SUMBER DAYA MANUSIA YANG CERDAS, TERAMPIL, BERDAYA SAING, BERAKHLAK MULIA, DAN BERWAWASAN KEBANGSAAN
M I S I
1. Mewujudkan peningkatan kualitas SDM yang merata dalam rangka memenuhi hak konstitusional warga masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang bermutu,  dalam rangka mewujudkan keadilan sosial yang dapat dinikmati oleh seluruh warga masyarakat
2. Mewujudkan peningkatan kualitas layanan yang bermutu, berdaya saing, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat yang berbasis pada kepentingan masyarakat dan yang berpedoman pada Standar Nasional Pendidikan
3. Mewujudkan sistem pengelolaan SKPD yang efisien, produktif, dan akuntabel dengan menerapkan prinsip tata kelola yang sehat (Good Governance) dengan menekankan pada peranan desentralisasi dan otonomi  serta keterlibatan aktif stakeholder
PRIORITAS STRATEGI PEMBANGUNAN SDM JANGKA MENENGAH II 2007 - 2010
A.  Perluasan dan Pemerataan Pelayanan
B.  Peningkatan Mutu Kinerja
C.  Peningkatan Sistem Manajemen
SISTEM MONITORING DAN EVALUASI
  1. Pengaturan Evaluasi dan Pertanggungjawaban
  2. Penataan Sistem Evaluasi Kinerja
    1. Indikator kinerja
    2. Mekanisme Pengawasan dan Pertanggungjawaban
    3. Fungsi Evaluasi Kinerja
KENDALA DAN TANTANGAN
1. Belum memadahinya sarana dan prasarana
2. Terbatasnya perangkat lunak
3. Terbatasnya kemampuan anggaran pemerintah


KETUA JURUSAN :   DIDIK T.E HARIANTO S.Kom
DIDIK TE HARIANTO, S.KomCPNS Kota Blitar 
2004
Hp : 081 233 28234, 081 233 009 227
e-mail : di_oni@yahoo.com


Riwayat Pendidikan :
- TK Persit Kartika Chandra Kirana
  Batalion 502 Lintas Udara / LINUD
  KOSTRAD Malang
- SDN 4 Tulungagung
- SMPN 2 Blitar
- SMAN 1 Blitar
- Strata satu (S1) Sekolah Tinggi Informatika & Komputer
  Indonesia (STIKI) Malang
- Akta 4 IKIP Budi Utomo Malang


Bekerja di SMK Negeri 2 Blitar, sebagai staf pengajar pada Bidang keahlian Teknologi Informasi & Komunikasi, Jurusan Teknik Komputer & Jaringan. Sangat peduli pada perkembangan IT.

Pendiri DIONISOFT yang bergerak dalam bidang Software Programing, Hardware, Networking/LAN dan Maintenance Repair.

PROFILE SMK NEGERI 2 BLITAR

                         
 
SMK Negeri 2 Blitar bagian terpadu dari sistem Pendidikan nasional,dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Blitar dan Pemerintah Kota Blitar, mengemban misi untuk meningkatkan pendidikan kejuruan di Indonesia khususnya  Kota Blitar. Dalam mempersiapkan tugas penting tersebut, tenaga pendidik dan kependidikan telah mengikuti program pengembangan baik di dalam maupun diluar negeri . 

SMK Negeri 2 Bltar mengembangkan jasa dan produk ,diklat untuk masyarakat industri yang berada di Kota Blitar dan sekitarnya dan kegiatan unit produksi dan jasa. Dengan fasilitas pendidikan yang cukup memadai dan institusi pasangan yang sesuai dengan program keahlian yang ada , SMKN 2 Blitar siap memberikan layanan prima dan sistem manajemen mutu ISO 9001 : 2000 yang siap menghadapi persaingan global.

 
     SEKILAS SMK NEGERI 2 BLITAR

      SMK NEGERI 2 BLITAR DIDIRIKAN PADA TANGGAL, 1  -  8  -  1966, DENGAN NAMA SMEA NEGERI, YANG BERALAMAT DI JL. KERANTIL NO. 20 BLITAR.      SEJAK TH. 1995 SMEA N BLITAR MENEMPATI  KAMPUS BARU DI JL. TANJUNG 111 BLITAR BERDASARKAN  UU NO. 2 TAHUN 1989, SMEA NEGERI BLITAR  BERUBAH NAMA MENJADI SMK NEGERI 2 BLITAR.                    
      SAMPAI SAAT INI ADA 8 ORANG YANG PERNAH MEMIMPIN DI SMK NEGERI 2 BLITAR, YAITU ;
                1. IMAM SUDJANA SW.                       ( TH. 1966 – 1984 )
                2. A. MARUDIN                                    ( TH. 1984 – 1989 )
                3. Drs. JAN WAKIB SUHADI                  ( TH. 1990 – 1993 )
                4. EDY PRAYITNO, BA ( PLH )              ( TH. 1993 – 1994 )
                5. Drs. MUNASIB                                  ( TH. 1994 – 1998 )
                6. Drs. PURJANI H. S.H.                        ( TH. 1998 -  2002 )
                7. Drs. BUDI SASMITO                          ( TH. 2002 – 2007 )
                8. Drs. M. TALKAH, M.Pd.                     ( Juli 2007 - Sekarang )

 
PROGRAM STUDI KEAHLIAN YANG DIBUKA SAAT INI :
            PADA TAHUN 2009/2010 ADA  6 PROGRAM STUDI KEAHLIAN
            YANG DIBUKA YAITU ;
            1. PROG. STUDI KEAHLIAN AKUNTANSI
            2. PROG. STUDI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN
            3. PROG. STUDI KEAHLIAN PEMASARAN
            4. PROG. STUDI KEAHLIAN TATA BUSANA / BUSANA BUTIK
            5. PROG. STUDI KEAHLIAN USAHA PERJALANAN WISATA
            6. PROG. STUDI KEAHLIAN TEHNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

JUMLAH KELAS, ADA 38 ROMBONGAN BELAJAR DENGAN ;
            JUMLAH SISWA  KESELURUHAN                = 1.714 ANAK
            JUMLAH TENAGA EDUCATIF                       = 91 ORANG
            JUMLAH TENAGA ADMINISTRATIF               = 20 ORANG

 
SARANA PENDUKUNG
UNTUK MEWUJUDKAN VISI TERSEBUT SMK N 2 BLITAR MEMILIKI
SARANA PENDUKUNG DIANTARANYA :
1. RUANG TEORI ( MENAMBAH 5 LOKAL RKB  & 2 LOKAL RKB )
2. PERPUSTAKAAN SEKOLAH
3. LABORATORIUM KOMPUTER ( 4 LAB )
4. LABORATORIUM BAHASA INGGRIS
5. LABORATORIUM INTERNET
6. LABORATORIUM MENGETIK
7. LABORATORIUM UNTUK MASING-MASING PROGRAM KEAHLIAN
8. UNIT PRODUKSI
9. BANK SEKOLAH
10. BURSA KERJA KHUSUS
11. SARANA OLAH RAGA
12. MASJID / MUSHOLA
13. MULTI MEDIA
14. BISNIS CENTER
15. HOTSPOT
16. SPEEDY PREPAID
17. KOPERASI SISWA
18. DAN LAIN-LAIN

 EKSTRA KURIKULER :
UNTUK MENGEMBANGKAN BAKAT DAN MINAT SISWA, SMK NEGERI 2
BLITAR MENYELENGGARAKAN KEGIATAN EKSTRA KURIKULER :
1.  VOLLY
2.  BASKET
3.  PRAMUKA
4.  PALANG MERAH REMAJA
5.  TAEKWONDO
6.  SILAT PSHT
7.  PECINTA ALAM
8.  SENI TARI
9.  SENI TEATER
10. SENI MUSIK
11. PASKIBRA
12. KEROHANIAN ISLAM
13. JURNALISTIK


 

SMK Negeri 2 Blitar memiliki  core bisnis :
Bidang Pendidikan dan Latihan  meliputi Program Keahlian :
·         Sekretaris / Adm. Perkantoran
·         Akuntansi
·         Pemasaran
·         Usaha Perjalanan Wisata
·         Busana Butik
·         Teknik Komputer Jaringan

Pengembangan Unit Produksi, meliputi :
·         Bahasa Inggris
·         Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi
·         Akuntansi
·         Pengembangan Bahan Ajar
·         Menejemen Sekolah
·         Publik Relation
·         Pertokoan
·         Bank Perkreditan Sekolah

Cara Kerja Ethernet

Spesifikasi Ethernet mendefinisikan fungsi-fungsi yang terjadi pada lapisan fisik dan lapisan data-link dalam model referensi jaringan tujuh lapis OSI, dan cara pembuatan paket data ke dalam frame sebelum ditransmisikan di atas kabel.
Ethernet merupakan sebuah teknologi jaringan yang menggunakan metode transmisi Baseband yang mengirim sinyalnya secara serial 1 bit pada satu waktu. Ethernet beroperasi dalam modus half-duplex, yang berarti setiap station dapat menerima atau mengirim data tapi tidak dapat melakukan keduanya secara sekaligus. Fast Ethernet serta Gigabit Ethernet dapat bekerja dalam modus full-duplex atau half-duplex.
Ethernet menggunakan metode kontrol akses media Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection untuk menentukan station mana yang dapat mentransmisikan data pada waktu tertentu melalui media yang digunakan. Dalam jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet, setiap komputer akan "mendengar" terlebih dahulu sebelum "berbicara", artinya mereka akan melihat kondisi jaringan apakah tidak ada komputer lain yang sedang mentransmisikan data. Jika tidak ada komputer yang sedang mentransmisikan data, maka setiap komputer yang mau mengirimkan data dapat mencoba untuk mengambil alih jaringan untuk mentransmisikan sinyal. Sehingga, dapat dikatakan bahwa jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet adalah jaringan yang dibuat berdasrkan basis First-Come, First-Served, daripada melimpahkan kontrol sinyal kepada Master Station seperti dalam teknologi jaringan lainnya.
Jika dua station hendak mencoba untuk mentransmisikan data pada waktu yang sama, maka kemungkinan akan terjadi collision (kolisi/tabrakan), yang akan mengakibatkan dua station tersebut menghentikan transmisi data, sebelum akhirnya mencoba untuk mengirimkannya lagi pada interval waktu yang acak (yang diukur dengan satuan milidetik). Semakin banyak station dalam sebuah jaringan Ethernet, akan mengakibatkan jumlah kolisi yang semakin besar pula dan kinerja jaringan pun akan menjadi buruk. Kinerja Ethernet yang seharusnya 10 Mbit/detik, jika dalam jaringan terpasang 100 node, umumnya hanya menghasilkan kinerja yang berkisar antara 40% hingga 55% dari bandwidth yang diharapkan (10 Mbit/detik). Salah satu cara untuk menghadapi masalah ini adalah dengan menggunakan Switch Ethernet untuk melakukan segmentasi terhadap jaringan Ethernet ke dalam beberapa collision domain.

[sunting] Frame Ethernet

Ethernet mentransmisikan data melalui kabel jaringan dalam bentuk paket-paket data yang disebut dengan Ethernet Frame. Sebuah Ethernet frame memiliki ukuran minimum 64 byte, dan maksimum 1518 byte dengan 18 byte di antaranya digunakan sebagai informasi mengenai alamat sumber, alamat tujuan, protokol jaringan yang digunakan, dan beberapa informasi lainnya yang disimpan dalam header serta trailer (footer). Dengan kata lain, maksimum jumlah data yang dapat ditransmisikan (payload) dalam satu buah frame adalah 1500 byte.
Ethernet menggunakan beberapa metode untuk melakukan enkapsulasi paket data menjadi Ethernet frame, yakni sebagai berikut:
Sayangnya, setiap format frame Ethernet di atas tidak saling cocok/kompatibel satu dengan lainnya, sehingga menyulitkan instalasi jaringan yang bersifat heterogen. Untuk mengatasinya, lakukan konfigurasi terhadap protokol yang digunakan via sistem operasi.

[sunting] Topologi

Ethernet dapat menggunakan topologi jaringan fisik apa saja (bisa berupa topologi bus, topologi ring, topologi star atau topologi mesh) serta jenis kabel yang digunakan (bisa berupa kabel koaksial (bisa berupa Thicknet atau Thinnet), kabel tembaga (kabel UTP atau kabel STP), atau kabel serat optik). Meskipun demikian, topologi star lebih disukai. Secara logis, semua jaringan Ethernet menggunakan topologi bus, sehingga satu node akan menaruh sebuah sinyal di atas bus dan sinyal tersebut akan mengalir ke semua node lainnya yang terhubung ke bus.

Jenis-Jenis Ethernet

Jika dilihat dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni sebagai berikut:

Kecepatan Standar Spesifikasi IEEE Nama
10 Mbit/detik 10Base2, 10Base5, 10BaseF, 10BaseT IEEE 802.3 Ethernet
100 Mbit/detik 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX IEEE 802.3u Fast Ethernet
1000 Mbit/detik 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT IEEE 802.3z Gigabit Ethernet
10000 Mbit/detik 11mm/.ll


Blogspot Template by Isnaini Dot Com and Supported by Ralepi.Com - Ducati Motorcycle